"Warga kesulitan saat hendak memindahkan jenazah," ujar Farhan, Selasa (8/9/2026) melansir NadiKabar.
Untuk mengatasi kendala tersebut, satu unit crane milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik kemudian dikerahkan. Selain crane, tiga kendaraan operasional juga disiapkan untuk mendukung proses pemakaman.
"Mengerahkan 1 unit crane milik DPUTR, serta menyiagakan 3 unit mobil operasional lainnya," imbuhnya.
Dalam proses tersebut, warga dan petugas terlihat bekerja sama menyelesaikan setiap tahapan pemakaman. Setelah melalui berbagai proses, pemakaman Abdul Ghoni akhirnya selesai sekitar lima jam kemudian.