NADIKABAR.COM — Jenazah Valenth A Tambuto (24), pemuda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ditemukan tewas di Kota Yerevan, Armenia, akhirnya tiba di Maros. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga.
Bupati Maros HAS Chaidir Syam mengatakan proses pemulangan jenazah Valenth menjadi perjuangan panjang karena adanya sejumlah keterbatasan, termasuk persoalan hubungan bilateral dengan Armenia. Ia mengapresiasi pemerintah pusat, Kementerian Luar Negeri, BP3MI, serta anggota DPR RI yang ikut mengawal proses tersebut.
"Ya memang ini sebuah perjuangan yang begitu panjang karena memang ada beberapa hal yang sangat terbatas dengan kondisi tenaga kerja kita, terutama persoalan hubungan secara bilateral dengan lokasi kejadian di Armenia," ujar Bupati Maros, HAS Chaidir Syam di Terminal Cargo Bandara Sultan Hasanuddin Maros, dilansir NadiKabar, Minggu (20/9/2026) malam.