Selama masa operasinya, pasukan gabungan di bawah kendali Lucky tercatat berhasil melumpuhkan belasan anggota OPM di sejumlah wilayah rawan seperti Distrik Sugapa, Intan Jaya, yang kerap menjadi basis teror.
Pengalaman dan keberhasilan operasi di Papua ini membuat karier militernya meroket dan akhirnya berhasil menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora di Papua Selatan pada 2025.
Berkat kepiawaiannya menjaga keamanan wilayah sebagai pangdam, Lucky dipromosikan menjadi bintang tiga (Letjen) dan mendapat jabatan sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.