Indonesia sendiri telah menjalin kesepakatan dengan korporasi nuklir milik negara Rusia, Rosatom, untuk pengoperasian dua pembangkit listrik tenaga nuklir terapung.

Selain Indonesia, ketiga negara tersebut juga membidik Malaysia dan Filipina sebagai tujuan potensial penempatan reaktor modular di masa mendatang.

Proyek bersama ini menindaklanjuti penandatanganan kesepakatan kerangka kerja sama trilateral oleh para menteri luar negeri Jepang, AS, dan Korsel pada Juli lalu guna mempromosikan penyebaran reaktor modular kecil ke mancanegara.