Ia menuturkan, kerja sama tersebut mencakup penyediaan peralatan yang dibutuhkan serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia terkait pemulihan dampak bencana kebakaran dan restorasi lingkungan.

Kebakaran itu bermula dari aktivitas salah satu anak perusahaan telekomunikasi asal Jepang.

Raksasa telekomunikasi Jepang, KDDI Corp., mengonfirmasi pada Jumat lalu (23/10) bahwa kepulan asap sempat muncul dari bagian bawah kendaraan yang tengah membawa karyawan anak usahanya di Mongolia, Mobicom Corp.