Skema pendanaan tersebut rencananya akan didanai oleh Regional Economy Vitalization Corporation of Japan, sebuah lembaga investasi publik-swasta, serta sejumlah lembaga keuangan lokal di prefektur yang terletak di wilayah barat daya Jepang itu.

"Kami akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan dan meringankan beban utang pelaku usaha," kata Katayama, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Layanan Keuangan (FSA) Jepang, dalam sebuah konferensi pers.