NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Selasa sepakat untuk memperkuat kerja sama terkait konflik di Timur Tengah di tengah ketidakpastian tentang upaya mewujudkan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Dalam pertemuan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Takaichi menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan perjanjian kemitraan ekonomi yang telah dibahas sejak 2014, serta memperdalam hubungan di bidang peralatan pertahanan, demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Jepang.
Perdana Menteri Jepang juga menyampaikan apresiasi atas upaya Turki dalam mediasi konflik AS-Israel dengan Iran. Dia menegaskan pentingnya membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran yang bebas dan aman, jelas pernyataan kementerian.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Erdogan menyatakan harapan untuk dapat meningkatkan hubungan dengan Jepang di bidang ekonomi, pertahanan, dan pendidikan.
Presiden Turkiye juga mengatakan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan Jepang di sejumlah isu internasional, termasuk situasi terkait Iran dan persoalan Palestina, demikian kementerian tersebut.