Menurut Jembar, krisis air di wilayah Salawu ini memang sudah berlangsung cukup lama. Warga benar-benar kesulitan mendapatkan air untuk keperluan mandi, memasak, hingga urusan kakus (MCK).
Dalam aksi kemanusiaan ini, bantuan menyasar sedikitnya 238 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat. Distribusi pun berjalan tertib dengan pengawalan dari perangkat desa dan antusiasme warga yang bahu-membahu.
Satu unit mobil tangki dikerahkan untuk mengisi tandon-tandon darurat yang telah disiapkan di tiap titik pemukiman.
"Alhamdulillah pendistribusian di lapangan berjalan lancar berkat kerja sama masyarakat," kata Jembar.
Aksi di Desa Kutawaringin ini menambah panjang daftar intervensi Tagana dalam menangani kekeringan di Kabupaten Tasikmalaya. Hingga saat ini, Tagana tercatat sudah menyalurkan ratusan ribu liter air ke berbagai pelosok.