Dalam laporan itu disebutkan bahwa sumber tersebut mengatakan pemerintahan Kanselir Jerman Friedrich Merz meyakini bahwa dengan menaikkan tarif, maka akan menunjukkan kesiapan London yang tidak hanya untuk memperoleh manfaat dari Uni Eropa, tetapi juga untuk saling berunding.

Pada akhir Mei lalu, The New York Times melaporkan Eropa sedang menuju perang dagang dengan China, karena khawatir akan ancaman eksistensial terhadap industri Eropa akibat masuknya barang-barang murah dari China ke benua tersebut.