Media AS mengidentifikasi kopilot pesawat sebagai Nathalia Gadelha Filgeiras, yang baru berusia 20 tahun, namun telah memperoleh lisensi pilot pada usia 17 tahun, bahkan sebelum dia memiliki surat izin mengemudi kendaraan darat.
Filgeiras yang telah mengumpulkan 1.300 jam terbang, mulai bekerja untuk perusahaan charter pesawat yang berbasis di Fort Lauderdale, Florida, sekitar sembilan bulan lalu. Identitas pilot pesawat yang mendampingi Filgeiras dalam penerbangan itu belum diungkap ke publik.
Para penyelidik belum dapat memastikan siapa yang mengendalikan pesawat saat insiden itu terjadi.
Dalam rekaman audio yang diunggah ke situs lalu lintas udara liveatc.net, terdengar seseorang di dalam kokpit melaporkan adanya "turbulensi tingkat sedang" dan menyatakan bahwa para awak berupaya "menangani es".
Suara dari kokpit itu mengatakan bahwa pesawat terkena "curahan presipitasi" dan perlu "menaikkan ketinggian", namun sesaat kemudian mengatakan: "Mayday, mayday, kami mengalami penurunan ketinggian 10.000 kaki per menit."