Untuk ruang pacunya, mobil ini mengadopsi sistem plug-in hybrid 2.0T dengan output gabungan 665 kW (892 hp).

Tiga versi dengan jangkauan CLTC 150 km (122 km WLTP) menggunakan baterai LFP 34,13 kWh dari CATL, sedangkan dua versi dengan jangkauan 260 km (211 km WLTP) menggunakan baterai lithium ternary 59,45 kWh dari CATL.

Sementara untuk kemampuan off-road, Jeotur masih tetap mempertahankannya melalui differential pengunci depan/belakang, pengunci energi sentral, mode segala medan, dan sistem suspensi udara.