"Saya sudah perintahkan, Jakarta kan ada 148 pasar. Saya bilang, minimal 50 persen dari pasar itu harus bikin nonton bioskop gratis, jadi memang ini akan terjadi kegiatan kolosal, luar biasa," lanjut Rano Karno.
Namun, Jakarta sebagai Kota Sinema tidak cukup melalui penyelenggaraan pemutaran film saja.
Rano Karno ingin kalender kegiatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif lain bisa hadir untuk warga Jakarta hingga 2028, sehingga pemerintah bisa menargetkan ruang fiskal daerah tumbuh hingga di atas Rp300 triliun pada tahun tersebut.
"Kita mulai dari Christmas Carol bulan Desember sampai Maret, fiskal Jakarta bisa Rp68 triliun. Saya sudah bikin kalender kegiatan dari mulai Januari tahun depan sampai Januari tahun 2028, kira-kira range fiskal Jakarta bisa di atas Rp300 triliun? Nah, jadi itulah target kita," kata Rano.