“Namun, masa depan industri tidak hanya ditentukan oleh siapa yang tampil hari ini, melainkan juga oleh siapa yang kita persiapkan untuk esok. Karena itu, pendidikan dan regenerasi menjadi bagian penting dalam DNA dari Jakarta Fashion Week,” tutur Svida.

Svida mengatakan JFW turut membuka ruang pembelajaran dan kompetisi bagi generasi baru, seperti melalui Lomba Perancang Mode, Lomba Perancang Aksesori, serta Fashion Force Awards, terus mendorong lahirnya talenta, memperkuat ekosistem, dan membuka jalan menuju panggung yang lebih luas.

“Inilah makna cahaya baru bagi kami. Bukan hanya tentang sorotan yang menerangi sebuah panggung, melainkan kesempatan yang membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk tumbuh, berkarya, dan melangkah lebih jauh,” kata dia.