Selain menggambarkan aktivitas berbelanja, lagu tersebut juga menyisipkan unsur lokal melalui penyebutan produk dan kuliner Indonesia, seperti batik, kue cubit, jamu, dan tahu. Unsur tersebut dipadukan dengan ungkapan populer anak muda sehingga menciptakan jingle yang mudah diingat.

Berdasarkan data dalam siaran, video iklan kolaborasi tersebut meraih 21 juta penayangan di TikTok, 15 juta di YouTube, dan 10 juta di Instagram. Sejumlah komentar pengguna juga menyoroti bagian pembuka lagu, lirik berbahasa Indonesia, serta penampilan para anggota no na.

Respons tersebut menunjukkan bahwa unsur musik, visual, dan koreografi menjadi bagian penting dalam penyampaian pesan iklan kepada audiens. Kolaborasi ini juga menghadirkan gambaran kebersamaan melalui aktivitas belanja bersama teman.