NADIKABAR.COM — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan nama pengurus organisasi periode 2026-2031. Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) serta Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin ditunjuk menjadi anggota mustasyar atau dewan penasihat PBNU.

"Mustasyar, KH Ahmad Mustofa Bisri, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin, H. Muhammad Jusuf Kalla," kata Katib Aam PBNU, Mohammad Nuh, saat membacakan pengumuman kepengurusan PBNU di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Selain JK dan Ma'ruf Amin, mantan Ketum PBNU periode 2010-2021 Said Aqil Siroj juga ditunjuk sebagai mustasyar. Istri mantan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Shinta Nuriyah Wahid, juga ditunjuk menjadi mustasyar.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) KH Irfan Yusuf atau Gus Irfan juga ditunjuk menjadi mustasyar. Ada juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) sekaligus mantan Menko Polhukam Mahfud Md juga termasuk dalam jajaran mustasyar.

Seperti diketahui, PBNU mengumumkan nama pengurus struktur organisasi periode 2026-2031. PBNU menunjuk 210 orang sebagai pengurus pada periode ini.

"Yang sekarang total semuanya 210 orang. Mengalami kenaikan sebesar 21 orang," kata Ketum PBNU Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam sambutan pengumuman kepengurusan PBNU.

Berikut nama dan susunan lengkap PBNU masa khidmat 2026-2031: