Walaupun terhenti di 16 besar, Joaquin merasa senang diberi kesempatan debut di pesta olahraga terbesar di Asia tahun ini.
"Saya senang karena sudah diberi kesempatan bermain di Asian Games dengan berpasangan Kak Fadia," kata Joaquin.
"Memang tadi mainnya saya benar-benar menikmati, saya mengeluarkan semua yang saya punya. Hanya memang tadi di gim pertama dan ketiga saat poin kritis saya kurang bisa mengontrol diri saya sendiri lalu melakukan kesalahan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan," ujar juara Australia Open 2025 ini.
Pemain yang biasanya bermain di ganda putra bersama Raymond Indra ini menyebut bermain di ganda campuran menjadi pengalaman berharga.