Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Jokowi Ungkap Revisi Judul Skripsi 3 Kali Sampai Dapat Nilai A
7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut mengajukan proposal judul skripsi hingga tiga kali sebelum akhirnya menempuh sidang akhir pada 23 Oktober 1985.
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 5 November 2026 pukul 10:57 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Pada saat yang sama, Jokowi juga membantah tudingan Roy Suryo Cs yang menyebut pada 1985, belum ada font Times New Roman, sehingga ijazah tersebut diduga palsu.
Jokowi menyebut pada saat itu, banyak skripsi yang dicetak di percetakan yang sama dengan menggunakan font Times New Roman.
"Kalau dikatakan bahwa covernya pakai Times New Roman yang itu belum ada di tahun 1985, nyatanya ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana itu semuanya juga seperti itu dan bisa. Bukan hanya skripsi saya saja, Yang Mulia," ujar dia.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.