Memasuki gim kedua, Jonatan berada dalam tekanan setelah tertinggal 0-4.

Ia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 10-12, tetapi Koga mampu mempertahankan keunggulan dan merebut gim kedua dengan skor 21-13.

Pada gim penentuan, kedua pemain terlibat persaingan ketat sejak awal pertandingan.

Jonatan sempat tertinggal 1-3 sebelum membalikkan keadaan menjadi 5-4. Namun, Koga kembali mengambil alih keunggulan hingga interval.

Selepas interval, Jonatan meningkatkan intensitas permainan dan mencetak sejumlah poin beruntun untuk berbalik unggul 14-11.