NADIKABAR.COM — Jonatan Christie mengisyaratkan Asian Games 2026 akan jadi multievent Asia terakhir dalam kariernya. Ia pun bersyukur dapat kesempatan di momen tersebut.
Jojo, sapaan karibnya, menuliskan pesan haru itu dalam akun sosial Instagramnya, pada Kamis (1/10/2028). Ia baru saja kembali ke Tanah Air bersama rekan-rekan pebulutangkis lainnya.
Belum ada 24 jam di Jakarta, juara All England 2024 itu memberikan sinyal soal kariernya di Asian Games.
"Saya sangat bersyukur masih diberikan kesempatan untuk kembali mewakili Indonesia di Asian Games ketiga saya. Apalagi di usia dan fase perjalanan saya sekarang, saya sadar bahwa mungkin ini akan menjadi Asian Games terakhir saya," tulis Jonatan.
"Karena itu saya benar-benar mencoba menikmati dan menghargai setiap momennya. Terlebih bisa melewatinya bersama tim yang luar biasa ini. Bangga bisa berjuang bersama kalian."
Akan tetapi, Jonatan Christie menyadari, penampilan yang ia berikan dalam hampir dua pekan di Asian Games masih jauh dari harapannya.
Di babak beregu putra, Jonatan tak sekalipun berhasil menyumbangkan poin dalam tiga laga yang dilakoni. Mulai dari perempatfinal, semifinal, dan final.
Bahkan ia tak mendapatkan hasil yang lebih baik di nomor individu setelah tersingkir di babak perempatfinal. Laju peraih medali emas Asian Games 2018 itu dihentikan Loh Kean Yew dua gim langsung 14-21, 19-21.
"Walaupun begitu, saya juga tidak mau menutupi bahwa secara pribadi ada rasa kecewa yang sangat dalam dengan performa saya di pertandingan ini. Tentunya saya ingin bisa bermain lebih baik dan memberikan lebih banyak untuk tim," katanya.
"Tapi saya tahu satu hal: saat saya berada di lapangan, saya sudah memberikan apa pun yang saya punya saat itu. Dan setelah semuanya selesai, yang bisa saya lakukan adalah menerima, belajar, lalu kembali bekerja."
Di akhir pesannya, Jonatan memberikan apresiasi kepada juniornya, Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah yang berhasil membawa Indonesia merengkuh kemenangannya di Asian Games 2026.
"Dan apresiasi saya khusus nya untuk Alwi & Ubed, well done boys!" ucapnya.
"Kalian menunjukkan permainan dan perjuangan yang luar biasa di Asian Games ini. Saya berharap ini baru menjadi awal dari perjalanan panjang kalian membawa tunggal putra Indonesia ke level yang lebih tinggi."
Ada pesan juga yang ditujukan kepada Pelatih Kepala Tunggal Putra Indonesia, Indra Widjaja.
"Untuk Ko Indra, saya juga sangat senang melihat bagaimana Ko Indra mendampingi mereka. Saya percaya Ko Indra adalah salah satu sosok yang tepat untuk membimbing generasi tunggal putra Indonesia selanjutnya," ungkap Jonatan.
"Apa pun yang terjadi setelah ini, satu hal yang pasti:Selalu sebuah kehormatan bisa berjuang untuk Indonesia," tulis Jonatan mengakhiri.