Menurut Tohir, sejumlah bandara mengalami gangguan operasional akibat terdampak abu vulkanik dari aktivitas Gunung Krakatau. Empat bandara yang terdampak yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Husein Sastranegara, dan Bandara Radin Inten II Lampung.

Kondisi tersebut berdampak terhadap rotasi penerbangan dan konektivitas antarpenerbangan. Juanda kemudian menjadi salah satu bandara alternatif untuk membantu mendukung kelancaran operasional penerbangan.

Meski demikian, Tohir memastikan penerbangan dari Bandara Juanda menuju sejumlah bandara lainnya masih beroperasi.