Rekor tersebut menjadi modal penting bagi Bormann untuk mempertahankan gelar juara dunia yang dimilikinya. Ia dikenal sebagai petinju yang mampu mengendalikan jarak dengan pukulan tangan kiri serta mengatur jalannya pertandingan melalui ketenangan dan pengalaman di atas ring.
Bormann diperkirakan berusaha membangun ritme sejak bel pembukaan. Ia akan berupaya mencegah penantangnya mendapatkan kepercayaan diri sekaligus mendikte tempo pertarungan melalui kombinasi pukulan lurus yang tajam dan terukur.
Di sisi lain, Bounouar menghadapi tantangan terbesar dalam karier profesionalnya. Petinju asal Spanyol tersebut datang ke Jerman dengan kepercayaan diri tinggi setelah mempertahankan rekor tidak terkalahkan dalam enam pertandingan profesional, dengan satu kemenangan melalui KO.