NADIKABAR.COM — Keributan terjadi di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang beberapa waktu lalu. Polisi menciduk seorang juru parkir yang terlibat peristiwa ini.
Kanit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Dwi Yudi Setiawan, mengatakan penangkapan dilakukan oleh Sat Reskrim Polrestabes Semarang dan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.
"Kejadian viral di depan Gedung Pramuka, Jalan Pahlawan, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (30/1)," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/9/2026).
"Pada hari yang sama, seorang pelaku berinisial RJP (31), warga Karangturi yang berprofesi sebagai tukang parkir diamankan oleh kepolisian," lanjutnya.
Dwi menjelaskan, peristiwa bermula saat korban dengan teman perempuannya mengendarai sepeda motor dari arah depan SMK Negeri 4 Semarang. Tiba-tiba, korban diadang oleh sejumlah orang.
"Dalam perjalanan, korban diteriaki oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor dan meminta korban berhenti," kata Dwi.
Korban pun sempat mengabaikan teriakan tersebut, hingga akhirnya berhenti di depan Gedung Pramuka. Cekcok pun terjadi hingga berujung pada peristiwa pengeroyokan.
"Tiga orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kemudian melarikan diri setelah melakukan penyerangan terhadap korban," ucapnya.
Rupanya, keributan itu menarik perhatian pelaku, yang merupakan juru parkir sekitar Gedung Pramuka, yang diduga tengah dalam kondisi mabuk. Pelaku tiba-tiba menembakkan airsoft gun kepada korban.