"Saya akhirnya buka kaca, saya tanya 'maksudmu apa?'. Akhirnya adu mulut, terus tiba-tiba dia nahan pintu jendela mobil saya, terus saya diludahi kena mukaku. Tapi, karena saya mau jemput teman, akhirnya saya tinggal lah," jelasnya.
Lalu, sekitar empat jam kemudian atau pukul 14.00 WIB, Immanuel bersama temannya Marvel (22) kembali ke minimarket tersebut berniat mediasi menyelesaikan masalah dengan oknum jukir. Bukannya selesai dengan mediasi, jukir liar tersebut justru naik pitam.
"Saya awalnya bilang baik-baik, tapi dia (jukir) ngegas terus (nyolot). Terus saya bilang 'loh kan parkir di sini ancen (memang) gratis, maksudmu opo?' tapi dia masih ngegas. Terus saya sempat lihat HP, tiba-tiba dia pukul wajah saya," cerita Marvel.
Marvel pun mendapatkan pukulan dan terjadi perkelahian. Bagian kepala, wajah, dan kaki Marvel menjadi sasaran pukul jukir liar itu. Warga sekitar pun sampai melerai mereka.
"Lalu, saya sama teman saya langsung lapor ke Polsek Gubeng," pungkasnya.