Budi menyatakan Kemenkes telah menyiapkan percepatan distribusi bantuan peralatan medis, termasuk ventilator, ke rumah sakit di kabupaten dan kota di Kalteng.

"Bantuan ini diharapkan memperkuat kemampuan rumah sakit dalam menangani pasien dengan gangguan pernapasan berat," kata Budi.

Kelompok rentan, khususnya anak-anak yang mengalami sesak napas berat, menjadi salah satu perhatian utama. Ketersediaan peralatan medis dinilai penting agar pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan segera mendapatkan penanganan sesuai kondisi klinisnya.

Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Warga dengan keluhan ringan dapat menjalani rawat jalan sesuai hasil pemeriksaan tenaga medis. Namun, apabila kondisi berkembang menjadi pneumonia atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), pasien harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit.