"AFC sungguh konyol: Bagaimana mungkin Asosiasi Sepak Bola Malaysia bisa masuk dalam daftar kandidat peraih penghargaan Association of the Year, padahal pada 2025 mereka terbukti bersalah karena memalsukan kewarganegaraan tujuh pemain?" tulis Molina di akun X pribadinya.

"Seolah-olah korupsi dan tindakan melanggar aturan justru mendapat dukungan," ujar Molina menambahkan.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mengeluarkan keputusan pada 5 Maret dengan menolak banding FAM terhadap denda CHF350 ribu atau sekitar Rp7,6 miliar.

Dalam keputusan tersebut, CAS juga memodifikasi hukuman larangan bermain selama 12 bulan yang diberikan kepada tujuh pemain.