NADIKABAR.COM — Upaya menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kembali menjadi perbincangan hangat di tengah isu ketahanan pangan nasional. Fenomena ini turut menjadi perhatian Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Melalui program #ZulhasBikinJelas bersama NadiKabar, Zulhas menyoroti pentingnya desa sebagai fondasi utama ketahanan pangan. Ia menyebut program pemerintah saat ini diarahkan agar setiap desa memiliki pusat pertumbuhan ekonominya sendiri.
"Oleh karena itu, program kita ingin menjadikan desa itu menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Setiap desa ada pusat pertumbuhan ekonomi. Maka dibangunlah Koperasi Desa Merah Putih," ujar Zulhas dalam program #ZulhasBikinJelas bersama NadiKabar.
Zulhas menyebut program ini nantinya menyasar persoalan pembiayaan yang selama ini membebankan para pelaku UMKM. Dia menyebut skema pinjaman yang ada di koperasi desa akan lebih berpihak kepada masyarakat kecil.
"Sebagai contoh, skema pembiayaan seperti Mekar di desa dulu bunganya tinggi sekali, bisa mencapai 24 persen. Sekarang melalui Koperasi Desa, kita dorong bunganya turun menjadi 8 persen," katanya.
Lebih lanjut, kata Zulhas, cita-cita menjadikan desa sebagai episentrum ekonomi tidak lepas dari peran Kementerian Desa yang berhadapan langsung dengan masyarakat di lapangan. Menindaklanjuti pembahasan tersebut, program #ZulhasBikinJelas mengajak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto untuk menjelaskan strategi konkret di balik program ini.
Mendes Ungkap 358 Desa Sudah Tembus Pasar Ekspor