Sebagai putri sultan, almarhumah akan dimakamkan di Astana Gunung Sembung, kompleks makam Sunan Gunung Jati dan keluarga bangsawan Cirebon.
Prosesi pemakaman dilakukan pada Senin (14/9). Jenazah terlebih dahulu dimandikan sekitar pukul 08.00 WIB, kemudian dikafani pada pukul 09.00 WIB dan dilanjutkan dengan salat jenazah serta takziah sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebelum diberangkatkan menuju Astana Gunung Sembung, keluarga melakukan tradisi ngolong. Dalam tradisi tersebut, keluarga memutari jenazah yang telah diletakkan di atas keranda sebanyak tujuh kali.
Arimbi mengatakan tradisi tersebut dilakukan sebagai bentuk harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran menerima takdir.
"Tradisi ngolong, yakni memutari jenazah yang sudah diletakkan di atas keranda sebanyak tujuh kali dengan harapan agar keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan sabar menerima apa yang sudah ditakdirkan oleh-Nya," ujarnya.