Sontak, kabar dijualnya hotel bintang lima yang berdiri sejak 11 Januari 1995 itu mendadak viral dan memicu beragam reaksi netizen. Hingga saat ini, postingan tersebut telah mengumpulkan 612 suka, 478 komentar, 46 kali diposting ulang, serta disebarkan kembali sebanyak 1.900 kali di platform Threads.

Pihak manajemen Hotel Shangri-La Surabaya pun buka suara terkait penjualan hotel mewah tersebut. Menurut mereka, informasi tersebut tidak benar alias hoax.

Marketing & Communication (Marcom) Hotel Shangri-La, Yuliana membantah soal informasi yang disampaikan oleh utas Threads tersebut. Dia juga memastikan informasi tersebut tidak benar dan lebih pada kabar bohong.

"Hingga detik ini tidak ada official statement resmi dari Shangri-La Surabaya beserta management mengenai hal tersebut. Hoax," kata Yuliana.

Pihak Shangri-La juga tidak diam saja usai ada utas penjualan hotel tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti demi kepercayaan tamu hotel.

"Informasi yang beredar tersebut tidak benar. Kami memastikan bahwa setiap kabar hoax ditangani dengan serius, dan pihak hotel akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku untuk menjaga kenyamanan serta kepercayaan para tamu," jelasnya.

Ditanya apakah akan melaporkan kepada pihak berwajib, Hotel Shangri-La masih belum bisa memberikan jawaban.