NADIKABAR.COM — Ratusan penerbangan dari bandara-bandara di area pantai timur Amerika Serikat (AS) terpaksa dibatalkan atau ditunda, pada Senin (21/9) waktu setempat, akibat gangguan jaringan telekomunikasi.

Gangguan itu disebabkan oleh kesalahan dalam pekerjaan konstruksi di area New Jersey, yang berdampak pada operasional pengendalian lalu lintas udara (ATC) di bandara-bandara setempat.

Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, seperti dilansir TRT World, Selasa (22/9/2026), mengatakan bahwa gangguan telekomunikasi terjadi setelah pekerja konstruksi secara tak sengaja memutus kabel serat optik.

"Sebuah tim konstruksi Amtrak secara tidak sengaja memutus kabel serat optik di New Jersey, yang menyebabkan gangguan telekomunikasi dan memaksa FAA (Otoritas Penerbangan Federal AS) untuk menghentikan sementara penerbangan di wilayah Timur Laut," kata Duffy dalam pernyataannya.

Amtrak merupakan perusahaan nasional untuk layanan kereta api penumpang di AS.

"Insiden ini menegaskan perlunya pendanaan tambahan untuk memodernisasi infrastruktur yang sudah menua dan mencegah gangguan serupa di masa mendatang," ucapnya.

Duffy mengumumkan pada Senin (21/9) bahwa sekitar pukul 19.00 GMT, penerbangan mulai kembali beroperasi di Bandara LaGuardia dan Bandara Philadelphia, sedangkan penerbangan menuju ke Bandara Newark dan Bandara John F Kennedy sempat dihentikan sementara.

Imbas insiden tersebut, situasi kacau menyelimuti bandara-bandara di area pantai timur AS.

Menurut FlightAware, sekitar pukul 19.00 GMT, Bandara Newark yang merupakan area hub untuk New York City mengalami pembatalan sedikitnya 168 penerbangan dan penundaan 97 penerbangan.

Bandara Philadelphia mencatat 63 pembatalan penerbangan dan 189 penundaan penerbangan.

Kepala FAA, Bryan Bedford, mengatakan bahwa gangguan operasional bandara pada Senin (21/9) itu disebabkan oleh dua masalah. Bedford menyebutkan bahwa setelah mendeteksi gangguan pada jalur telekomunikasi utama, "kami menemukan bahwa kabel serta optik cadangan mengalami kerusakan".

Dia menggambarkan kerusakan pada jalur komunikasi cadangan itu sebagai "kerusakan parah" yang diakibatkan oleh kesalahan konstruksi.

Bedford memperkirakan sistem utama akan kembali beroperasi pada siang hari, namun memprediksi bahwa perbaikan akan memakan waktu hingga 13 jam.