Pihaknya menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan pertanian membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi berbagai pihak, terutama antara pemerintah daerah dengan organisasi serta pelaku pertanian.

"Dalam hal ini, KTNA diharapkan mampu menjalankan peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan aspirasi dan kebutuhan petani guna meningkatkan produksi padi di Kabupaten Madiun," katanya.

Sesuai data, produksi padi pada 2025 di Kabupaten Madiun mencapai sebanyak 480.264 ton gabah kering giling (GKG) dengan luas panen mencapai 82.826 hektare. Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 42.805 ton atau 9,79 persen dibandingkan produksi padi di 2024 yang sebanyak 437.458 ton GKG.