NADIKABAR.COM — Kabut asap menyelimuti Pontianak dan membatasi jarak pandang. Kondisi ini turut mengganggu mobilitas warga dan aktivitas transportasi.

Kalimantan Barat - Kabut asap menyelimuti Pontianak dan membatasi jarak pandang. Kondisi ini turut mengganggu mobilitas warga dan aktivitas transportasi.

Warga menaiki perahu kayu melintasi Sungai Kapuas saat kabut asap akibat kebakaran hutan menyelimuti Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026). REUTERS/Willy Kurniawan

Kabut asap tersebut berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. REUTERS/Willy Kurniawan

BMKG menyebut asap dari wilayah Ketapang dan Kayong Utara berpotensi terbawa angin menuju Pontianak. REUTERS/Willy Kurniawan

Dampaknya juga terasa pada transportasi air di Sungai Kapuas. Sebelumnya, jarak pandang di perairan dilaporkan sekitar 50-100 meter pada siang hari, sehingga awak kapal harus mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan. REUTERS/Willy Kurniawan

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Pontianak mencatat kasus ISPA meningkat sekitar 5-10 persen dalam sepekan terakhir akibat kemunculan kabut asap. REUTERS/Willy Kurniawan

Kondisi kabut asap menjadi perhatian karena berdampak pada mobilitas dan aktivitas masyarakat di Pontianak. REUTERS/Willy Kurniawan