Ia menambahkan, peningkatan ekspor Indonesia ke Rusia perlu diimbangi dengan masuknya investasi, pembangunan pabrik, serta transfer teknologi dan keahlian dari Rusia ke Indonesia.

β€œKita bisa mengekspor banyak produk ke sana, tetapi kita membutuhkan pabrik-pabrik Rusia, teknologi Rusia, dan keahlian Rusia untuk berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, Ketua Komite Bilateral Rusia-Belarusia Kadin Indonesia Didit Ratam mengatakan Indonesia-Russia Business Forum yang digelar pada Kamis (15/10), mempertemukan pemimpin pemerintah dan pelaku usaha dari kedua negara yang ingin menjajaki pasar, mencari mitra bisnis, mengembangkan peluang investasi, dan merealisasikan berbagai proyek kerja sama.

Sejumlah sektor yang terlibat mencakup pelayaran dan pembuatan kapal, keuangan, perdagangan, logistik, pertanian, dan industri. Perwakilan Danantara juga hadir untuk mendukung pembahasan peluang kerja sama investasi.