NADIKABAR.COM — Rekaman video memperlihatkan sejumlah siswa SD di Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), menyorakan yel-yel 'ayo maju-maju' kepada sejumlah ASN viral di media sosial (medsos). Momen tersebut terjadi saat kepala dinas (kadis) pendidikan TTU akan menyeberangi sungai tanpa jembatan akses siswa ke sekolah.

Rabu (26/8/2026), video itu diunggah sejumlah akun media sosial. Dalam narasi yang beredar, sejumlah siswa dalam video merupakan siswa SDN Oelbaf di Desa Tasinifu/Aplal, Kecamatan Mutis, TTU.

Dalam video, disebutkan sungai yang akan diseberangi itu menjadi akses jalan yang digunakan siswa setiap hari untuk menuju sekolah. Video itu kemudian mendapat beragam respons dari warganet.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Yosep Falentinus Delasalle Kebo membenarkan jika video itu terjadi di wilayahnya. Dia mengatakan kondisi serupa memang kerap terjadi saat musim hujan.

"Ini kondisi di daerah Tasinifu Desa Oelfab Kecamatan Mutis. Memang kondisi kalau musim hujan pasti kegiatan anak-anak sekolah mengalami kendala akibat banjir. Kondisi seperti ini masih banyak terjadi di TTU," kata Bupati Falen dikonfirmasi terpisah.

Falen mengatakan kondisi fiskal daerah yang terbatas membuat Pemkab TTU kesulitan mengatasi persoalan itu. Falen mengatakan masih banyak jalur sungai di wilayahnya yang belum memiliki jembatan.