"Sangat terdampak di sini. Di sini sudah 2 hari kurang sekali pengunjung, ini sampai siang baru 2 orang pengunjung, biasa tidak begini," katanya.

Omzet Kafe Peluk secara umum untuk malam hari biasa mencapai Rp 1 juta lebih. Kini, hanya bisa meraup keuntungan Rp500 ribu akibat sepi pengunjung.

"Tadi malam itu sampai tutup kasir hanya Rp 500 ribu di dapat, biasa di sini full apalagi kalau malam, kita bisa dapat Rp 1 juta lebih," ungkapnya.

Dirinya tak menampik kondisi seperti itu terjadi akibat antrean BBM yang sudah terjadi beberapa hari. Zul yang biasa ke tempat kerja menggunakan motor pribadinya, kini hanya harus naik grab karena tidak sempat mengantre BBM.

"Ini saja saya sama barista yang lain ke sini tempat kerja naik grab, habis bensin. Mau pergi mengantre pasti tidak sempat kerja," pungkasnya.