"Tahun ini hanya ada peresean saja," imbuhnya.

Menurut Cahya, menurunnya tingkat kunjungan dan belum optimalnya keterisian lapak pedagang berdampak pada realisasi retribusi sektor pariwisata di Mataram. Dari target retribusi pariwisata sebesar Rp 800 juta, Dispar Mataram mencatat realisasinya masih di bawah 50 persen.

"Capaian (retribusi) sampai Agustus masih sekitar 30 persen. Kunjungan berkurang dan pedagang belum penuh mengisi lapak. Sementara target dihitung berdasarkan kapasitas total lapak," ungkapnya.