NADIKABAR.COM — "Saya sendiri bersyukur menjadi saksi sejarah bahwa MTQ pernah berkibar di Jawa Tengah," kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat menyerahkan apresiasi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka Tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima Kota Semarang, kemarin.
Untuk juara pertama, penghargaan tidak hanya berupa uang pembinaan Rp50 juta, tetapi juga hadiah umrah senilai Rp50 juta. Sementara juara kedua mendapatkan uang pembinaan Rp40 juta, juara ketiga Rp30 juta. Adapun juara harapan pertama mendapat Rp20 juta, harapan kedua Rp15 juta, dan harapan ketiga Rp10 juta.
Tak hanya itu, Baznas Jawa Tengah turut memberikan bonus tambahan senilai Rp 282 juta kepada kafilah Jateng. Apresiasi tersebut juga diberikan kepada peserta yang belum berhasil membawa pulang gelar juara.
Pada MTQ Nasional XXXI, kafilah Jawa Tengah membawa pulang 36 gelar dari berbagai cabang dan golongan. Prestasi tersebut terdiri atas delapan gelar terbaik pertama, tujuh terbaik kedua, 15 terbaik ketiga, dua juara harapan pertama, dua juara harapan kedua, dan dua juara harapan ketiga.
Salah satu penerima apresiasi dari Kota Semarang, Muhammad Abdul Faqih menjadi terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Indonesia. Bagi Faqih, penghargaan tersebut terasa istimewa karena MTQ kali ini menjadi kesempatan terakhirnya mengikuti kompetisi sebagai peserta.
"Alhamdulillah sangat bersyukur tentunya kami dari peserta sangat haturkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Pemprov Jateng, dan seluruh pejabat pemerintahan Jawa Tengah yang telah mendukung dan mensukseskan kami sebagai kafilah Jawa Tengah tercinta ini," katanya.