Keluhan pelanggan itu kemudian mendapat penjelasan dari pihak kedai. Seorang pegawai perempuan mengatakan kedua lauk yang dipilih sebenarnya masuk kategori premium.
Kedua menu tersebut adalah paha ayam herbal dan daging babi dengan saus kacang hitam. Keduanya memang memiliki harga lebih mahal dibandingkan lauk standar.
Di kedai tersebut, papan harga mencantumkan dua lauk daging mulai dari S$3,50 (Rp48 ribuan). Sementara itu, lauk premium dibanderol sekitar S$2-S$5 (Rp27 ribu - Rp70 ribu) per lauk.
Pegawai kedai mengungkap biasanya pelanggan akan diberi tahu sebelum mengambil lauk premium. Menurutnya, pegawai baru itu kemungkinan lupa memberi tahu soal harga.