"Peredaran sarana tersebut masih terus dioptimalkan guna melayani pengguna yang mobilitasnya terus meningkat setiap tahun," tuturnya.
Dia menambahkan, pengaturan pola perjalanan juga disesuaikan dengan tingkat kepadatan penumpang di setiap lintas, terutama pada jam sibuk.
"Pengaturan pola peredaran sarana ini tentunya dilakukan dengan menyesuaikan okupansi pengguna lintas khususnya pada jam sibuk. KAI Commuter sudah mencermati kebutuhan masyarakat, sehingga bisa mengambil langkah diperlukan, sebagai solusi," ujar Purnomo.
Pada Oktober 2026, jumlah pengguna Commuter Line tercatat mencapai 32.312.018 orang. Angka tersebut meningkat 1,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebanyak 31.776.933 pengguna.
Data pertumbuhan pengguna tersebut menjadi salah satu acuan perusahaan dalam mengevaluasi kebutuhan layanan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat sekaligus mengoptimalkan pelayanan.