NADIKABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan penanganan kendala KRL PT Industri Kereta Api (INKA) dilakukan serius melalui evaluasi teknis dan perbaikan menyeluruh guna menjaga keandalan layanan Commuter Line di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan pihaknya menangani persoalan tersebut dengan serius. Setiap gangguan sarana yang berdampak pada perjalanan pelanggan harus mendapatkan penanganan, evaluasi, dan tindak lanjut yang jelas.
“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan ketika perjalanan terganggu, terlebih pada jam sibuk saat kebutuhan mobilitas sangat tinggi. Kami menangani kendala pada KRL INKA ini dengan serius. Layanan kepada masyarakat harus tetap terjaga, aman, dan nyaman,” kata Bobby terkonfirmasi di Jakarta, Jumat.
KAI memahami kondisi yang dirasakan pelanggan akibat kendala pada sejumlah rangkaian KRL produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.
Gangguan yang terjadi, terutama pada jam sibuk, dapat berdampak langsung pada waktu perjalanan dan aktivitas masyarakat yang mengandalkan Commuter Line setiap hari.
Bobby mengatakan KAI telah meminta setiap temuan teknis pada rangkaian ditangani secara menyeluruh. INKA sebagai manufaktur sarana diminta memastikan setiap langkah korektif dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami membutuhkan tindak lanjut yang cepat dan tuntas. Setiap kendala harus diketahui akar masalahnya, kemudian diselesaikan dengan langkah korektif yang tepat. KAI akan terus mengawal proses ini sampai keandalan rangkaian benar-benar dapat dijaga dalam operasional,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, dukungan terhadap industri perkeretaapian nasional harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kualitas produk yang digunakan untuk pelayanan publik.