NADIKABAR.COM — Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi meminta pihak sekolah memastikan dua anak yang menjadi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karo, Sumatera Utara, dapat kembali bersekolah dalam lingkungan yang aman.
Pria yang akrab disapa Kak Seto itu mengatakan guru dan kepala sekolah perlu memastikan kedua anak tersebut diterima dengan baik oleh lingkungan sekolah dan tidak menjadi sasaran perundungan.
“Iya tentu, biar sekolah mohon bisa menerima ini dengan baik, juga tidak melakukan bullying, perundungan, ataupun apapun, olok-olok, dan sebagainya,” kata Kak Seto dikutip di Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut Kak Seto mengatakan perlindungan terhadap anak harus menjadi perhatian bersama, termasuk dengan memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan rasa tidak aman maupun keluhan yang dialaminya.