NADIKABAR.COM — PSS Sleman memetik hasil minor usai kalah 1-2 lawan Bali United pada pekan lalu. Pelatih PSS, Pieter Huistra, mengungkap banyak pekerjaan rumah bagi timnya.

Huistra menyebut timnya masih harus melakukan sejumlah evaluasi. Salah satunya terkait bagaimana tim bisa lebih dominan dalam penguasaan bola.

"Evaluasinya adalah kita masih punya pekerjaan yang harus dilakukan. Kami masih harus menjadi lebih baik, terutama dominan dalam penguasaan bola," kata Huistra saat ditemui di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (8/9/2026).

Huistra menilai pertandingan melawan Bali United sebenarnya berjalan dengan intensitas yang cukup baik. Super Elang Jawa (Elja) juga dinilainya mampu tetap berada dalam permainan meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan.

"Bali adalah tim yang baik. Kami tetap berada di dalam permainan, kami terus berjuang, dan itu hal yang bagus. Tapi kami harus bermain lebih baik dari itu, itu sudah pasti," sebutnya.

Selain penguasaan bola, Huistra menyebut PSS masih memiliki beberapa opsi untuk memperkuat tim. Beberapa pemain juga diharapkan bisa segera kembali bergabung.

"Kami juga masih harus mengembalikan beberapa pemain ke dalam tim. Jadi, kita masih punya beberapa opsi tersisa," ucapnya.

Kekalahan dari Bali United menurut Huistra tak berdampak pada mentalitas skuadnya. Menurutnya, para pemain PSS memiliki pengalaman dan mental yang cukup kuat untuk segera bangkit.

"Tidak, saya pikir para pemain cukup kuat. Kami memiliki kombinasi pemain yang bagus, kami punya pemain berpengalaman," katanya.

"Mereka tahu bahwa dalam sepak bola, terkadang Anda kalah. Dan semoga lebih sering kita menang. Tapi jika kalah, Anda harus bangkit kembali, itulah sepak bola," pungkas Huistra.