"Lawan tinggi, overblok, susah dihentikan. Jam terbang bicara, dalam keadaan ketat gini, lawan bisa mempengaruhi tempo, itu yang tidak diantisipasi anak-anak. Harusnya anak-anak kembali dengan cepat ke bentuk permainannya," kata Slamet.
"Set ketiga, bisa mengimbangi, tetapi lawan memang harus diakui tampil lebih baik, lebih punya banyak pengalaman. Jam terbang berbicara, salah satu pemainnya sudah dua kali tampil di Olimpiade," tuturnya.
Slamet berharap pengalaman tampil di AVC Beach Continental dapat dijadikan bekal untuk Asian Games di Aichi-Nagoya, 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
"Anak-anak harus lebih konsisten dan tidak terpengaruh lawan. Kini kami bersiap tampil di Asian Games," kata Slamet.