Kuarter tiga semakin seru. Kedua tim silih berganti memimpin. Dewa sempat melejit unggul enam poin, tapi tak bertahan lama. SM terus mendekat dan sempat berbalik unggul sampai tiga poin. Saling berbalas poin dari Dio Tirta dan Abraham Damar membuat kuarter tiga berakhir sama kuat 60-60.
Dalam kondisi genting di kuarter empat, Abraham Damar mengambil alih kendali permainan SM. Abraham mencetak 10 poin beruntun sehingga SM bisa unggul tujuh poin.
Dewa United membuat SM deg-degan berkat three point play Erick Ibrahim saat laga tersisa 52 detik. Sayangnya Dio Tirta gagal membuat skor berimbang setelah cuma memasukkan satu dari dua lemparan bebas. SM masih unggul setengah bola dengan sisa 12 detik.
Asa Dewa United memaksakan overtime kembali terbuka. Julian Chalias cuma bisa memasukkan satu lemparan bebas dari dua kesempatan. Bola rebound didapat Erick. Ia langsung membawa bola ke pertahanan SM. Sayangnya jump shot Erick tak masuk ke ring sehingga SM tampil sebagai pemenang.