Kwon terbebas dari kawalan pada menit ke-72. Pemain asal Korea Selatan itu kemudian memberikan umpan kepada Jeremejeff yang terbebas. Namun, sayangnya penyerang asal Swedia tersebut gagal memanfaatkan peluang yang ia dapatkan setelah tembakannya melambung.

Pada menit ke-74, giliran Arlyansyah yang memiliki kesempatan. Dari sisi kanan, ia berhadapan satu lawan satu dengan pemain Persik, yang kemudian ia akhiri dengan tembakan keras kaki kanan yang masih ditepis oleh Husna.

Pada 10 menit terakhir, Persik berupaya keras untuk menyamakan kedudukan. Tim asal Kediri ini memiliki beberapa momen untuk mencetak gol, termasuk melalui tendangan bebas pada detik-detik terakhir setelah adanya drama yang diwarnai intervensi video assistant referee (VAR).

VAR terlibat persis setelah Persija menghadirkan gol ketiga dari sepakan Ivan Mamut. Pada akhirnya, gol tersebut dianulir karena VAR memutuskan terjadi pelanggaran di depan kotak penalti Persija sebelum Mamut mencatatkan namanya di papan skor.

Namun, kesempatan terakhir yang dimiliki Persik tak mampu dimanfaatkan menjadi gol. Skor 2-1 untuk kemenangan Persija menjadi hasil akhir pertandingan.

Kemenangan ini membuat Persija memuncaki klasemen sementara Super League dengan 18 poin, unggul empat poin dari Dewa United Banten FC yang berada di peringkat kedua dengan 14 poin.

Adapun, kekalahan ini menempatkan Persik di peringkat kesembilan dengan 10 poin, hasil tiga kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan dari tujuh pertandingan.