NADIKABAR.COM — PSIS Semarang mengawali kompetisi Championship 2026/2027 dengan hasil positif setelah berhasil mengamankan tiga poin setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1. Meski demikan pelatih Widodo C Putro tetap memberikan evaluasi.

Kemenangan PSIS itu langsung disambut meriah suporter PSIS yang datang mendukung langsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/9/2026).

Usai laga, pelatih PSIS, Widodo C Putro memuji kerja keras pemainnya di laga tersebut. Di sisi lain, ia juga melihat jika kekuatan tim saat ini cukup merata.

"Alhamdulillah, puji syukur malam hari ini PSIS bisa menang. Tapi terlepas dari itu saya juga cukup senang dengan sepak bola sekarang. Tidak ada tim yang super, hampir semuanya setara," ujar Widodo seusai pertandingan, Jumat (11/9/2026).

Meski menang, ia menilai timnya masih perlu melakukan banyak pembenahan, terutama dari sisi permainan. Menurutnya, PSIS belum mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang pertandingan.

Bahkan, permainan timnya sempat mengalami kebuntuan sebelum para pemain pengganti memberikan perubahan dan membantu membalikkan keadaan.

"PSIS tidak menampilkan permainan yang bagus, sehingga kami tadi sempat tertahan. Tapi alhamdulillah, puji syukur pemain-pemain pengganti bisa membalikkan keadaan," terangnya.

Lebih lanjut, Widodo meminta para pemain tidak larut dalam euforia kemenangan. Ia menegaskan perjalanan PSIS di kompetisi musim ini masih panjang sehingga evaluasi harus terus dilakukan.

"Kita syukuri, terus kita perbaiki apa yang memang harus kita perbaiki. Jangan berpuas diri karena perjalanan masih panjang, masih jauh," tegasnya.

Sementara itu, kemenangan pada laga perdana juga disambut positif oleh pemain PSIS, Lorensius Sabda. Ia mengakui pertandingan melawan PSPS bukan laga yang mudah, mengingat kedua tim masih berusaha menemukan permainan terbaik di awal kompetisi.

"Pertama-tama saya ucapkan syukur, puji Tuhan. Tentunya pertandingan pertama ini sangat sulit karena kedua tim masih mencari permainan terbaiknya," kata Sabda.

Ia menyebut para pemain berusaha menjalankan instruksi yang diberikan tim pelatih. Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil berupa kemenangan di laga pembuka.

"Puji Tuhan, kita menjalankan apa yang coach mau dan berbuah hasil kemenangan. Yang pasti bersyukur, selalu rendah hati, dan belajar terus," pungkasnya.