Wuku ini juga dilambangkan seperti pohon beringin yang patah tertiup angin sebagai penggambaran kemungkinan dibohongi atau ditipu.

Kala ada di bawah, selama tujuh hari dalam wuku ini jangan menggali tanah atau beraktivitas dari tempat yang tinggi menuju tempat yang rendah.

Pada hari Ahad Pon di wuku ini adalah hari jelek, kurang baik untuk menyemai biji dan jika untuk bepergian bisa jadi sakit dalam perjalanannya.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di NadiKabar setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]