NADIKABAR.COM — Ribuan mahasiswa Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), belum bisa kembali kuliah di kampus. Kerusakan gedung akibat gempa magnitudo 7,7 membuat perkuliahan tahun ajaran baru digelar secara daring (online).

Perkuliahan tahun ajaran baru di Unika Santu Paulus Ruteng dimulai pada 14 September 2026. Kebijakan kuliah online diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi gedung kampus yang mengalami kerusakan akibat gempa pada 15 Agustus lalu.

"Kuliah online," kata Humas Unika Santu Paulus, Selvianus Hadun, Selasa (15/9/2026).