"Saya telah menyampaikan secara terbuka bahwa pena telah diletakkan dan pintu terbuka. Kanada siap melanjutkan pembicaraan untuk mencapai tujuan kami dalam menstabilkan hubungan," ujarnya.
Menurut Charette, negosiator Kanada dan AS tengah membahas kemungkinan melanjutkan perundingan perdagangan, meskipun belum ada jadwal pasti. Ia menilai penghentian komunikasi antara kedua negara akan menjadi sebuah kesalahan.
"Hal terburuk yang dapat terjadi adalah jika kami berhenti berbicara satu sama lain... Kami memiliki hubungan perdagangan. Kami ingin meningkatkan perdagangan," kata Charette.
Hubungan Kanada-AS menegang sejak 2025 akibat perselisihan perdagangan dan dampak diplomatik yang lebih luas. Pada 21 Agustus 2026, perundingan perdagangan terhenti dan AS mulai mengenakan tarif 50 persen terhadap barang Kanada senilai 20 miliar dolar AS.