Menurut data Polri, kapal berbendera Mongolia itu berangkat dari Pasir Gudang, Johor, Malaysia, dan terdaftar atas nama perusahaan asal Malaysia, Makmur Marine Petroleum, yang beralamat di Suite S11 dan S12, Lantai 5, Menara TJB, Johor Bahru. Penyidik masih menelusuri jaringan di balik pengiriman tersebut.

Bagi Dasco, jejak itu memperlihatkan bahwa peredaran narkoba yang mengincar anak-anak bangsa bergerak melintasi batas negara. Ia menilai penindakan tim gabungan telah menyelamatkan jutaan anak Indonesia dari bahaya narkoba.

"Kita semua wajib berikhtiar untuk memerangi bahaya yang sangat dapat merusak anak-anak negeri," tegas Dasco.