Menurut Joko, tabrakan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dengan lokasi koordinat 06 derajat 33 menit 460 detik S/112 derajat 59 menit 219 detik E, atau sekitar 9 mil dari Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban.
Sebanyak 17 ABK orang diselamatkan menggunakan kapal tunda TB Amazon Harbour serta perahu nelayan setempat. Seluruh korban selamat kemudian dievakuasi kembali merapat ke Pelabuhan Khusus PT Semen Indonesia Tuban pada sekitar pukul 01.30 WIB.
Namun, di balik kelegaan kru yang selamat, perwira pertama (mualim I) atas nama Mayan Petter Saba (29) dilaporkan hilang. Hingga kini proses pencarian masih dilakukan tim SAR gabungan.